Nama saya memang tidak kedengaran keren. Muhammad Aunu Rofiq memang tidak terdengar begitu "wah" di telinga. Tapi ya inilah nama yang diberikan orang tua tercinta saya kepada say. Dan pasti juga ada makna yang terkandung dalam nama saya yang sekaligus sebagai doa orang tua saya terhadap saya. Dulu saya tinggal di Kediri. Kota kecil di Jawa Timur yang jadi kota terindah bagi saya. Karena banyak kenangan yang terjadi di Kota yang terkenak dengan tahunya ini. Sekarang saya sedang berkuliah sehingga mengharuskan saya untuk tinggal jauh dari kota tercinta Kediri. Jauh pula dari keluarga saya. Dan di Surabaya saya hidup semandiri mungkin.
Pada saat posting ini diterbitkan saya sedang berkuliah di Institut Pejuangan (Institut Negeri Sepuluh Nopember) bidang Jurusan Sistem Informasi. Kenapa saya menulis begini, karena mungkin pembaca akan membaca juah setelah posting ini diterbitkan dan mungkin juga saya telah berkuliah ke jenjang yang lebih tinggi, mungkin pergi ke Jepang atau pergi ke Inggris. Semoga saja. Aamiiin.
Keluarga saya adalah keluarga bahagia. Saya sebagai anak terakhir dari 3 bersaudara merasa sangat beruntung karena ada kakak-kakak saya yang mau menjaga dan membimbing saya. Entah bagaiman, tapi saya menyadari. dibandingkan dengan kakak perempuan tercinta saya vivi ikayati dan kakak laki-laki saya, saya bisa dibilang lebih kuat dihitung-hitungan dan segi akademik lainnya. bahkan kakakku pernah berkata bahwa saya adalah kualitas terbaik dari keturunan orang tuasaya. tentu saja kakakku mengatakannya dengan bercanda. Tapi mungkin hal sejenis ini bisa dilihat dari segi formal dalam hidup saya. Bisa dibilang saya menjalani pendidikan yang lebih baik dibanding saudaar-saudara saya lainnya. bahkan saya memasuki SMA akselerasi yang menjalani pembelajaran secara lebih cepat. Dan bisa masuk Perguruan tinggi yang lebih baik dibanding saudara-saudara saya lainnya. Tapi disini saya bukannya mau bersombong diri. Saya justru mengakui, Allah menciptakan makhluk-Nya dengan Maha Adil. Dari hal-hal di atas Ia memberikan kelemahan kepada saya.. Yaitu saya kurang bisa hiduo bersosial. Saya sulit menjalin hubungan dengan orang lain. Dan sulit untuk masuk serta aktif dalam lingkungan sosial di sekitar saya. Meskipun dalam kehidupan saya saya telah memiliki orang-orang istimewa dalam hidup saya, yaitu sahabat-sahabat saya dan keluarga tercinta saya. Jadi saya masih merasa beruntung. Bukan hanya itu saja, entah kenapa sejak kecil saya sering sekali sakit-sakitan. Bahkan sejak kecil saya sering keluar masuk rumah sakit karena berbagai macam hal yang cukup gawat. Hingga kakak-kakak saya merasa bersalah karena kenapa semuanya ditimpakan kepada saya. Sehingga saya menyadari betapa pedulinya mereka kepada saya. Dan sekali lagi saya begitu beruntung.
Terlepas dari kehidupan sosial saya. Setiap orang pasti memiliki konsep diri masih-masing. Tapi entah apakah hal tersebut telah tergambar jelah pada benak masing-masing atau masih sekedar sekilas anggapan terhadap diri mereka sendiri. Tapi yang jelas saya sendiri telah berusaha mencari konsep diri saya yang sebenarnya. Sehingga menemukan kelemahan dan kelebihan saya dan akan tetap saya tetap saya simpan dalam benak saya meskipun sebagian telah saya utarakan pada kalimat-kalimat sebelumnya.
Selain itu juga, saya mencoba untuk menjadi pribadi yang fisioner. Ya setidaknya hal ini diperlukan untuk membuat analisa personal yang baik. Selain itu hal ini diperlukan bagi masa depan saya. Saya mencoba untuk menggambarkan hal-hal yang ingin saya capai dalam beberapa tahun ke depan. Dan mungkin setelah post ini lama terbit dan dibaca oleh beberapa orang, hal-hal yang akan saya tuliskan ini sudah dapat saya capai.
- Menjadisalah satu lulusan terbaik dari perkuliahan yang sedang saya jalani. Memang saya tidak menyebutkan indikator dari lulusan terbaik, tapi saya telah paham, apa saja hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai hal tersebut
- Meneruskan berkuliah ke negara jepang. Selain karena saya terkesan dan mengagumi hal-hal tentang jepang, saya juga sangat menginginkan untuk tinggal di sana entah untuk berkuliah atau untuk keperluan lain.
- Membahagiakan orang tua. Salah satunya dengan membantu orang tua saya mewujudkan salah satu hal sangan didambakan oleh orang tua saya. Yaitu mengunjungi tanah suci Makah untuk melaksanakan ibadah haji.
- Mendapatkan pekerjaan terbaik yang bisa saya lakuakan dan merupakan bidang keahlian bagi saya. Sekali lagi saya tidak menyebutkannya secara spesifik. Karena hal yang terlintar dibenak saya begitu banyak tentang hal yang satu ini.



