Minggu, 03 Oktober 2010

10 ciri-ciri pemenang dan pecundang

Ketika pemenang melakukan kesalahan dia berkata “saya salah!”
Ketika pecundang melakukan kesalahan dia berkata, “ini bukan salah saya!”

Pemenang berkata, “saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!”
Pecundang berkata, “saya tidak sejelek orang lain!”

Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari pada dia.
Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain.

Pemenang berkata, “mari saya kerjakan ini untuk anda!”
Pecundang berkata, “itu bukan pekerjaan saya!”

Pemenang berkata, “pasti ada cara lebih baik mengerjakannya! “
Pecundang berkata, “begitulah biasanya dikerjakan disini!”

Pemenang berkata, “ini sulit tapi mungkin!”
Pecundang berkata, “ini mungkin tapi sangat sulit untuk mengerjakan! “

Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana.
Pecundang selalu mencari alasan.

Pemenang mempunyai komitmen-komitmen.
Pecundang hanya berjanji-janji saja.

Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban.
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.

Pemenang tuntas memecahkan masalah.
Pecundang selalu tanggung-tanggung & tidak pernah memecahkan masalah.

Termasuk yang manakah diri kita….?

Jumat, 30 Juli 2010

Memelihara Mimpi

Sebelum sebatang pohon dapat tumbuh tinggi, terlebih dahulu ia harus menanamkan akarnya jauh ke dalam tanah, demi memperoleh zat gizi. Sama dengan mimpi anda. Bila anda ingin impian berubah menjadi kenyataan, anda harus mencari cara untuk memberi makan dan memelihara mimpi anda.

Sangat tidak realistis untuk berharap bahwa anda dapat mencapai bintang, tanpa terlebih dahulu menanam akar dalam tanah padat. Bermimpi itu gampang
– sesuatu yang hidup di alam khayal. Namun mewujudkannya di alam nyata membutuhkan perjuangan keras.

Tanpa akar yang kuat, bahkan pohon tertinggi dan berbesar – akan tumbang. Tanpa terus belajar, bersikap disiplin, memelihara integritas, komitment, ketabahan, kesabaran, dan usaha – bahkan mimpi yang paling mungkin dan paling hebat – akan tumbang.

Mimpi dan tujuan anda memerlukan pemeliharaan. Tanamkan akar mimpi
anda sedalam dan selebar mungkin

Ketika Anda mulai untuk mengambil tindakan menuju tujuan dan impian Anda, Anda harus menyadari bahwa setiap tindakan tidak akan sempurna. Tidak setiap tindakan akan menghasilkan sesuatu yang Anda diinginkan.. Tidak setiap tindakan akan bekerja sesuai impian anda. Terkadang membuat kesalahan, mendapatkan hampir benar, dan percobaan untuk melihat apa yang terjadi adalah bagian dari proses untuk akhirnya mendapatkan sesuatu dengan benar, sesuai dengan impian.Ada pepatah mengatakan, kegagalan adalah awal dari kesuksesan.Tapi perlu kita ingat bahwa bukan berarti kesuksesan harus dimulai dari kegagalan.

Bisa jadi kesuksesan dan impian yang anda raih adalah hasil dari perenungan, pemikiran yang dalam, hingga anda berbuat. Tips dalam meraih cita-cita dan impian :

1. Kenali kemampuan dan cita-cita anda. Ini adalah langkah paling awal dari pencapaian cita-cita.
2. Fokus pada tujuan. Fokus, penting untuk diterapkan. Jika seorang petani mengejar ayam 2 ekor sekaligus, maka tidak satu ekorpun yang ia dapat. Yang ia dapat hanya kelelahan. Fokus dan konsentrasi, langkah perlangkah untuk menuju cita-cita itu.
3. Terus asah bakatmu. Setelah konsentrasi, selanjutnya adalah mengasah apa yang telah dipelajari.
4. Berani mencoba sesuatu yang baru. Jangan takut untuk mencoba. dalam mencoba pasti ada jatuh nya. Tapi jangan dilihat seberapa banyak jatuhnya, melaikan seberapa banyak kamu dapat bangkit.
5. Tekunlah berlatih. Orang yang tidak pintar, tapi belajar, lebih baik daripada yang pintar tapi tidak belajar. Lebih baik lagi jika pintar dan belajar.
6. Belajarlah dari orang sukses. Tentu kalau kamu bercita-cita menjadi presiden, figur presiden seperti apa yang kamu inginkan. Tentukanlah sesuai dengan cita-citamu
7. Berdoalah dan tawakal selalu. Agar hidupmu tenang, berdoalah.
8. Mintalah doa dari orang-orang yang kita cintai dan disekeliling kita.

Mungkin itu dulu tips dari saya. Semoga bermanfaat.

Minggu, 25 Juli 2010

"Kisah Sang Elang"


Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke-40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga sangat menyulitkan waktu terbang. Waktu saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: menunggu kematian, atau mengalami suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari.
Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana selama proses transformasi berlangsung.
Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.
Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi.
Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai suatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan mengenakan. Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi mencapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru, dan menata masa depan dengan penuh keyakinan.
Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendri dan andalah sang penguasa atas diri sendiri. jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita. Anda adalah elang-elang itu dan perubahan pasti terjadi, maka itu kita harus berubah.
Pesan moral:
Sang elang yang harus bertransformasi, membutuhkan waktu yang lama dan perjuangan yang amat berat. Namun akhirnya sang elang seolah lahir kembali dengan kekuatan baru. Demikian pula dalam kehidupan kita, manusia tidak bisa menghindar dari masalah-masalah kehidupan yang akan selalu datang menerpa. Jadi dalam menghadapi masalah kehidupan, manusia tidak boleh terpuruk dalam keputusasaan. Kita harus memupuk kekuatan dan dengan penuh ketegaran hati berusaha menghadapi dan melampaui masalah-masalah yang menghadang demi masa depan yang lebih baik.

KISAH ANAK KERANG


jangan pernah mengambil keputusan pada saat sedang emosi. Kalau bisa
jangan bicara, supaya tidak membuat kesalahan yang akan mencoreng muka sendiri.
Setiap penderitaan pasti ada hikmahnya. Yang penting jangan berhenti berdoa dan hanya berharap pada Tuhan. Pembalasan bukan hak kita. Tuhan lebih tau balasan yang cocok bagi orang yang menyakiti kita.

Kisah Anak Kerang

Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengaduh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek.
Anakku, kata sang ibu sambil bercucuran air mata, Tuhan tidak memberikan pada kita bangsa kerang sebuah tanganpun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu.

Sakit sekali, aku tahu anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam.
Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat, kata ibunya dengan sendu dan lembut. Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit bukan alang kepalang. Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya.

Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar. Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna.
Penderitaannya berubah menjadi mutiara; air matanya berubah menjadi sangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan.

***

Cerita di atas adalah sebuah paradigma yg menjelaskan bahwa penderitaan adalah lorong transendental untuk menjadikan "kerang biasa" menjadi "kerang
luar biasa."

Dengan itu dipertegas bahwa kekecewaan dan penderitaan dapat mengubah "orang biasa" menjadi "orang luar biasa." Itulah yang terjadi pada orang-orang seperti Abraham Lincoln, Nelson Mandela, Mahatma Gandhi, Kim Dae Jung, dan A.H. Nasution. Jadi jika Anda sedang menderita hari ini, apa pun sebabnya, saya sarankan: bersiap-siaplah menjadi "orang luar biasa".

wortel, telur, atau kopi?

.. Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.

Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?"

"Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.

Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah?"

Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi 'kesulitan' yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

"Kamu termasuk yang mana?," tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?" Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu."

"Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?."

"Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat."

"Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik."

"Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri".

MASALAH ADALAH UJIAN KENAIKAN TINGKAT BAGI MANUSIA.

Selasa, 06 Juli 2010

A Motivation

Seorang anak laki-laki tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan

sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia mengangkat sebuah papan yang

bertuliskan: 'Saya buta, tolong saya.' Hanya ada beberapa keping uang di

dalam topi itu.

Seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia mengambil beberapa

keping uang dari sakunya dan menjatuhkannya ke dalam topi itu. Lalu ia

mengambil papan, membaliknya dan menulis beberapa kata. Pria ini menaruh

papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang

ia baru tulis. Segera sesudahnya, topi itu pun terisi penuh. Semakin

banyak orang memberi uang ke anak tuna netra ini.

Sore itu pria yang telah mengubah kata-kata di papan tersebut datang

untuk melihat perkembangan yang terjadi. Anak ini mengenali langkah

kakinya dan bertanya, 'Apakah bapak yang telah mengubah tulisan di

papanku tadi pagi? Apa yang bapak tulis?'

Pria itu berkata, 'Saya hanya menuliskan sebuah kebenaran.. Saya

menyampaikan apa yang kamu telah tulis dengan cara yang berbeda.'

Apa yang ia telah tulis adalah: 'Hari ini adalah hari yang indah dan

saya tidak bisa melihatnya.'

Bukankah tulisan yang pertama dengan yang kedua sebenarnya sama saja?

Tentu arti kedua tulisan itu sama, yaitu bahwa anak itu buta. Tetapi,

tulisan yang pertama hanya mengatakan bahwa anak itu buta. Sedangkan,

tulisan yang kedua mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka sangatlah

beruntung bahwa mereka dapat melihat. Apakah kita perlu terkejut melihat

tulisan yang kedua lebih efektif?

Moral dari cerita ini:

Bersyukurlah untuk segala yang kau miliki. Jadilah kreatif. Jadilah

innovatif. Berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda dan positif.

Ajaklah orang-orang lain menuju hal-hal yang baik dengan hikmat. Jalani

hidup ini tanpa dalih dan mengasihi tanpa rasa sesal.

Ketika hidup memberi engkau 100 alasan untuk menangis, tunjukkan pada

hidup bahwa engkau memiliki 1000 alasan untuk tersenyum. Hadapi masa

lalumu tanpa sesal. Tangani saat sekarang dengan percaya diri.

Bersiaplah untuk masa depan tanpa rasa takut.

Peganglah iman dan tanggalkan ketakutan. Orang bijak berkata, 'Hidup

harus menjadi sebuah proses perbaikan yang terus berlanjut, membuang

kejahatan dan mengembangkan kebaikan...

Jika engkau ingin menjalani hidup tanpa rasa takut, engkau harus

memiliki hati nurani yang baik sebagai tiketnya. Hal yang terindah

adalah melihat seseorang tersenyum. Tapi yang terlebih indah adalah

mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya !!!

Senin, 28 Juni 2010

''GUCI YG CANTIK""

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah guci yang cantik. “Lihat guci itu,” kata si nenek kepada suaminya. “Kau benar, inilah guci tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek.
Saat mereka mendekati guci itu, tiba-tiba guci yang dimaksud berbicara “Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi guci yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.

Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop ! Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata “belum !” lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata “belum !”
Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak.
Wanita itu berkata “belum !” Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku.Ia terus membakarku. Setelah puas “menyiksaku” kini aku dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah guci yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.
***
Sahabat, dalam kehidupan ini adakalanya kita seperti disuruh berlari, ada kalanya kita seperti digencet permasalahan kehidupan. Tapi sadarlah bahwa lakon-lakon itu merupakan cara Tuhan untuk membuat kita kuat. Hingga cita-cita kita tercapai. Memang pada saat itu tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan.
“Sahabat, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab Anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”
Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena akhir dari apa yang sedang anda hadapi adalah kenyataan bahwa anda lebih baik, dan makin cantik dalam kehidupan ini.

Kamis, 13 Mei 2010

Effective learning

The more effective you learn, the more prepared you will be. Supeya belajar bikin kamu makin pinter, harus dilakukan dengan cara yang pinter juga.

Pay attention in
the class
Ini dia yang paling penting kalau mau pintar. Jangan gampang distracted sama ajakan temen untuk ngegosip. Pay full attention to the lesson in the clas. Jadi kalau mau mengulangmateri pelajaran di rumah, setidaknya uda ada dasar pengetahuan dari yang kamu terima di kelas. Kalau ada satu detil aja yang gak dimengerti, buru-buru tanyak sama temen/guru supaya nggak ada missing link yang bikin kamu males nguasain bab tersebur.


Previe the lesson

Mengulang pelajaran penting banget supaya kamu gngak lupa. Banyak pelajar ngenggunakan SKS (system kebut samalam) gara-gara nggak pernsh ngulang pelajaran. Jadi harus mempelajari materi sekaligusbuat ujian esok harinya. Nggak sehat buat nilai dan badan nih!


Make a plan

Supaya acara belajarmu lebih teratur dan semangat, coba bikin target daftar belajar yang harus kamu capai.contohnya, 1. menghafal rumus genetka dan mengerjakan soal-soal latihannya, 2. membaca ulang materi biologi, 3. buat essay bhasa inggris, dsb. Lakukan dengan sistematis. Setelah satu target selesai dikerjakan, you can move to number two and so on. Good luck!

Make a group study


Untuk menjaga nood, atur waktu atau lingkaran belajar yang sesuai. Kalu happy and tun pasti belajarnya lebih enak. Kamu bias coba belajar kelompok. Kalau ada yang nggak ngerti, bias nanya temen atau nyari jawaban bareng-bareng. Asal janga terlalu ramai. Bukanya belajar, bias-bisa kalian malah asik ngemil dan ngobrol.

Find your style


Hal ini terbukti efektif. Misalnya dengan bikin catatan kecin dengan bahasamusendiri sepaya mudah dimengertidan enak dibaca, atau merekan summary pelajaran untuk didengar tiap hari. Yang jelas find your learning style that suits you best! Mungkin sambil ndengerin musik yang tenang kayak lagu-lagu classic. Atau sambil ngunyak peppermint supaya suplai oksigen ke otak tambah lancar.


Make yourself comfortable

Supaya uat menghadapi seabreg materi pelajaran, buat diri kamu senyaman mungkin saat belajar. Cari ruangan dimana kamu bisa konsentrasi dengan tenang tanpa gangguan. Perhatikan penerangan di ruangan itu. Kurang penerangan bias bikib mata kamu cepat lelah bias juga dengan menambah aromatherapy yang menyegarkan. Boleh juga sediain camilan rendah kalor untuk teman belajar.


Have enough sleep

Kadang kita piker belajar lebih efektif kalau kita tidur dulu sekitar 1-2 jam. Itu salah banget. Lebih baik belajar saat badan masih segar kayak sebelum makan malam dan beberapa jam sesudahnya. Jadi nggak usah memaksakan diri belajar sampai larut malam. Makin lama kamu bertahan untuk melek, makin lamban pikiran kamu. Kamu jadi susah konsentrasidan belajarpun jadi enggeak efektif.


Intention and concentration

Enggak ada gunanya duduk di meja belajar dengan buku-buku bertaburan tapi kamunya sendiri nggak punya nat belajar. Materi pelajaran jadi susah masuk karena pikiranmu kemana-mana. Jauhin dulu hal-hal yang bias bikin konsentrasimu terpecah kayak console game, handphone, dan tv. Pikirin awal motivasi kamu belajar supaya makin semangat.

Senin, 03 Mei 2010


Blue Bird
Naruto OST.


Habataitara modorenai to itte
Mezashita no wa aoi aoi ano sora
Kanashimi wa mada oboerarezu
Setsunasa wa ima tsukami hajimeta
Anata e to idaku kono kanjou mo
Ima kotoba ni kawatteku
Michi naru sekai no yume kara mezamete
Kono hane wo hiroge tobi datsu
Habataitara modorenai to itte
Mezashita no wa shiroi shiroi ano kumo
Tsuki nuketara mitsukaru to shitte
Furikiru hodo
Aoi aoi ano sora
Aoi aoi ano sora
Aoi aoi ano sora

Aisou sukita you na oto de
Sabireta furui mado wa kowareta
Miakita kago wa hora sotete iku
Furikaeru koto wa mou nai
Takanaru kodou ni kokyou wo azukete
kono mada wo kette tobi datsu
Kakedashitara te ni dekiru to itte
izanau no wa tooi tooi ano koe
mabushi sugita anata no te mo nigitte
motomeru hodo aoi aoi ano sora
ochite iku to wakatte ita
soredemo hikari wo oi tsudzukete iku yo
Habataitara modorenai to itte
sagashita no wa shiori shiori ano kumo
tsukinuketara mitsukaru to shitte
furikiru hodo aoi aoi ano sora
aoi aoi ano sora
aoi aoi ano sora